Minggu, 13 Juni 2010

Ngasi makan Tokek. Gmn?

Neh bagi semua yg pengen gedein tokek ada resep mudah:
1. Tutup rapat kandang dengan koran ato kain
2. Bri makan jangkrik seperti biasa tapi jangan lupa celupkan jangkrik ke serbuk penggemuk/ stres untuk anak ayam (bisa dibeli di toko ternak), Cukup sekali sehari
3. Jangan lupa beri wadah kecil untuk minum tokek (tutup botol cukup,jangan ember)
4. Sesekali buka tutup kandang (koran/kain) kemudian jemur kandang(kira2 15menit)
5. Tokek jangan pernah terpegang tangan selama pembesaran

Selamat gedein tokek smbil mbayang dapet puluhan juta !!!


Cara mudah memberi makan tokek:
Makanan tokek sebenarnya hanya jangkrik ato jengkerik bahasa alusnya, gak usah macem2 kayak diberi makan ulet,telur,soto,rawon,dll Terlalu mengada ada tuh namanya!
>>Tusuk aja leher jangkrik dengan lidi kemudian celupkan pada serbuk yang saya sebutkan diatas trus masukkan kelubang kecil pada koran/ kain penutup kandang.
Beres dah!!!

Beternak Tokek

Boomingnya Tokek membuat harga semakin melangit mungkin dari beberapa teman ingin mencoba membesarkan tokek, ada beberapa tips cara mudah membesarkannya :


CARA BUDIDAYA TOKEK

Ada beberapa cara budidaya tokek ini, tergantung modal yang kita miliki. Kalau modal kita hanya cukup membeli bamboo untuk tempat persembunyian tokek maka bamboo yang telah kita beri lubang tersebut kita masukkan anak tokek yang masih kecil kemudian kita simpan di atas pohon dan biarkan ia memakan serangga yang hinggap di pohon.

Resikonya agak sulit di tangkap jika telah besar dan mungkin tokeknya bisa kabur atau diambil orang lain dengan cara dipancing bila dibandingkan dengan tokek yang kita letakkan di dalam rumah-rumahan kawat ram di kebun-kebun atau di tengah-tengah sawah. Cara ini masih konseptual lho karena penulis sendiri belum pernah melakukan budidayanya. Bulan Desember 2007 penulis mendapat tiga ekor tokek dari daerah Kediri Jawa Timur lantas dibawa ke Bandung dengan cara dimasukkan ke dalam botol plastic bekas kemasan air minum AQUA 1,5 liter dimasukkan ke dalam tas daypack dengan angkutan kereta api untuk diupayakan pembudidayaannya, namun
dua hari kemudian tokek ini mati entah karena kedinginan atau karena stress waktu dalam perjalanan, atau sebab-sebab lain yang tidak ketahuan. Makanan tokek ini berdasarkan penalaman penulis sebelum ke Bandung yaitu jengkerik (Gryllus gryllus), kupu-kupu (?), laron (?) dan setelah di Bandung toek diberi jengkerik, nasi dan terakhir kecoa (Peryplaneta Americana). Mungkinkah kecoa entah ukurannya terlalu besar atau kaki-kakinya yang berduri atau bau kecoa yang sangat menyengat hingga mungkin beracun bagi tokek penulis belum tahu secara pasti. Tanggal 03 January 2008 penulis membawa lagi empat tokek yang berasal dari Malang Jawa Timur yang berhawa dingin seperti Bandung Jawa Barat dan satu ekor tokek dari Kediri Jawa Timur dengan cara dimasukkan ke dalam kurungan burung yang terbuat dari kawat ram dicat hijau daun muda dan didalamnya dimasukkan bumbung bamboo untuk persembunyian/menjaga kehangatan tokek dan kurungan ini lantas dibungkus kertas Koran.
Atap terbuat dari seng atau apa saja untuk melindungi dari hujan dan terik matahari

Pondasi bangunan agar rumah tokek tidak mudah roboh atau diganggu pencuri
Tempat persembunyian bawah jika tempat persembunyian atas terlalu panas


Berupa kawat ram yang bisa dimasuki serangga tetapi tokeknya tidak bisa keluar dari dalam. Sebaiknya kalau malam diberi lampu untuk mengundang serangga malam dan menjaga kehangatan tokek.
Tempat persembunyian atas jika tempat persembunyian bawah terlalu dingin


Sifat Tokek

1 Tokek Merupakan Binatang yang tahan lapar, serta tahan cuaca.
Jadi kalo tokek gak diberi makan selama 1 minggu ato 2 minggu, itu gak masalah. Atopun dicuaca panas ato dingin itu juga gak masalah.

2. Tokek Merupakan hewan kanibal
Jadi jika dia kumpul jadi 1 kandang, dan merasa lapar,dia bersifat kanibal.
Dia mempunyai pedoman siapa yang kuat dia yang menang, jadi ada hukum rimba di sini. Jadi saran saya 1 kandang 1 tokek. Supaya tidak ada persaingan makanan.

3. Tokek Gampang Stress
Dan Karena tokek yang gampang stres, maka sekali diletakan dikandang, jangan dipindah pindah lagi baik tokek maupun kandangnya. Tujuannya supaya tokek tidak stres, akibatnya dia akan gak doyan makan. Sebenarya tokek mati, rata rata mengalami stres. Soalnya ketika saya pertama kali banyak yang mati.

4. Peletakan kandang di tempat yang sesuai.
Tempatnya usahakan di luar, kalo bisa dibawah pohon. Tujuanya supaya tetap merasa di alam.

5. Adaptasi tokek dari ditangkap dan masuk kandang.
Biasanya tokek tidak mau makan selama 2 minggu ato bahkan lebih. Tapi jika kandang dibuat dari kayu, adaptasi akan menjadi lebih cepat. Jadi saya sarankan buat kandang dari kayu.

6. Tujuan memisahkan per kandang.
Yaitu supaya tokek tidak bertelur ato berkembang biak. Karena tujuan utama saya yaitu membesarkan bukan membudidayakan.

7. Untuk ukuran kandang bebas.
Syaratnya harus dari kayu, dan agak gelap. Madsutnya gelap semua tertutup kecuali pintu mengunakan kawat streamin. Dan usahakan max 2 ekor tokek dalam 1 kandang. Kalo ditempat saya menggunakan bekas lemari baju dari kayu, saya modif dengan pintu menggunakan kawat streamin.

8. Untuk makanan.
Serangga adalah makanan tokek. Ini akan merangsang tokek menjadi lebih besar. Dalam hal ini bisa menggunakan jangkrik/Kroto sebagai makanan tokek.Untuk peningkatan beberapa ons itu tergantung banyak faktor, usahakan jangan sampai tokek merasa stress itu aja. buat kandang senyaman mungkin.

9. Cara memegang.
Tokek memang agak menakutkan. biasanya memegang posisi dari belakang, dan sasaran kepalanya, jangan ekornya, karena dia akan melepaskan ekornya kalo dipegang, kayak cicak.
caranya kalo kegigit, siram mulutnya dengan air hangat ato, alihkan gigitanya dengan benda agak lunak misal kain.

***
Tokek hewan melata yang hidup di batang kayu yang rapuh dan gelap. jika ingin beternak atau membudidayakan tokek memang agak gampang-gampang susah. sediakan kotak yang terbuat dari kayu sekitar 40x40cm untuk 1 ekor tokek beri pintu samping. Letakkan beberapa lembar dedaunan kering (kalau bisa daun yang agak lebar misal: daun jati atau daun ketapang) di dalam kotak tersebut dan beberapa jenis kayu lapuk yang kering ke dalam kotak tersebut, sediakan piring kecil untuk menaruh air ke dalam kotak tersebut, pisahkan jenis tokek yang jantan dan betina. Makanan tokek yang paling di sukai adalah Kroto / telor semut, jangkrik, belalang serta laron. Tokek dewasa mampu menghabiskan jangkrik 1 ons dalam 2 hari yang di seling dengan kroto, dalam pemberian makanan harus diberikan pada malam hari karena tokek adalah hewan yang sangat sensitif dan mudah stres. hindarkan tokek dari suara yang bising dan tempat yang banyak terkena matahari. Perlu di ingat tokek jangan sampai ke pegang tangan kita akibatnya tokek akan stres dan berubah jadi susut beratnya, untuk memulihkan tokek yang stres gunakan telur ayam mentah yang dipecah dan ditempatkan ditempat minumnya. Dalam 1 bulan sekali campur kan pejantan dan betina dalam 1atau 2 hari jika ingin anda kembang biakan agar mereka kawin untuk mendapatkan telur. Jangan lupa membersihkan kandang sebulan sekali dengan cara mengalihkan si tokek ke kandang kosong yang lain dengan memberi makan anak semut lakukan malam hari dan jangan banyak cahaya.

WHO teliti kebenaran Tokek untuk HIV

Maraknya perburuan satwa tokek di Pekanbaru yang dikabarkan bisa menyembuhkan penyakit HIV/AIDS ditanggapi serius pihak kesehatan di Pekanbaru, Riau.

Bahkan para dokter di Pekanbaru mengaku telah berkordinasi dengan pihak organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO).

Hal itu dilakukan karena dinas kesehatan di Pekanbaru ingin meneliti dan membuktikan kebenaran keampuhan tokek bisa menyembuhkan AIDS yang katanya terletak pada lidahnya.

"Kita sudah berkordinasi dengan WHO di Jakarta tentang kebenaran tokek bisa menyembuhkan virus AIDS. Saat ini WHO telah melakukan penelitian," terang Kepala Pelayanan RS Tampan, Jalan HM Subrantas, Pekanbaru Dr Burhanudin Agung dalam perbincangan dengan okezone, Sabtu, (21/3/2009) di ruangannya.

Menurut Burhanuddin, dokter yang sering menangani kasus AIDS, keseriusan para dokter ini dikarenakan memang saat ini belum ada satu pun riset WHO mendapatkan obat yang bisa menyembuhkan virus HIV/AIDS.

Dia juga berharap hasil penelitian yang dilakukan WHO terhadap tokek ini nantinya membawa kabar yang sangat diharapkan masyarakat yaitu memang bisa menyembuhkan HIV AIDS. "Kita tentu semua berharap kabar kebenaran tokek bisa menyembuhkan AIDS itu benar adanya," katanya.

Mengingat saat ini, lanjutnya, penderita HIV/AIDS hanya bergantung pada obat Anti Retroviral (ARV) yang harganya cukup mahal dan hanya berfungsi untuk menambah daya tubuh saja bukan penyembuh AIDS.

Perburuan tokek di Pekanbaru yang belakangan marak, dikarenakan nilai jual sangat menggiurkan. Bayangkan, bila Anda menemukan tokek seberat 6 ons ke atas Anda akan mendapatkan uang Rp1 milliar. Namun jika berat tokek hanya 3 ons ke atas harganya anjlok yakni bisa dijual dari Rp30 juta sampai Rp150 juta.

Cara Membesarkan Tokek


Neh bagi semua yg pengen gedein tokek ada resep mudah:
1. Tutup rapat kandang dengan koran ato kain
2. Beri makan jangkrik seperti biasa tapi jangan lupa celupkan jangkrik ke serbuk penggemuk/ stres untuk anak ayam (bisa dibeli di toko ternak), Cukup sekali sehari
3. Jangan lupa beri wadah kecil untuk minum tokek (tutup botol cukup,jangan ember)
4. Sesekali buka tutup kandang (koran/kain) kemudian jemur kandang(kira2 15menit)
5. Tokek jangan pernah terpegang tangan selama pembesaran

Selamat gedein tokek smbil mbayang dapet puluhan juta !!!


Cara mudah memberi makan tokek:
Makanan tokek sebenarnya hanya jangkrik ato jengkerik bahasa alusnya, gak usah macem2 kayak diberi makan ulet,telur,soto,rawon,dll Terlalu mengada ada tuh namanya!
>>Tusuk aja leher jangkrik dengan lidi kemudian celupkan pada serbuk yang saya sebutkan diatas trus masukkan kelubang kecil pada koran/ kain penutup kandang.
Beres dah!!!

Rahasia di Balik Kemahiran Tokek Merayap

Pernahkah anda melihat tokek (Gecko gecko)? Atau saudara kecilnya, cicak? Saya yakin anda sudah pernah melihatnya. Tokek/cicak dapat berjalan di dinding dengan sudut yang sangat curam. Bahkan dapat pula berjalan di langit-langit. Mereka dapat menempel dimana saja. Pada permukaan apa saja. Kaca yang permukaannya halus, atau tembok dengan permukaan yang tidak rata. Mereka juga dapat menempel pada permukaan yang kotor dan berdebu.

Pernahkah terbersit pertanyaan bagaimana cara mereka melakukannya. Tentunya akan sangat berguna jika manusia mampu mengetahui rahasia besar ini.

Baru-baru ini para ilmuan telah berhasil membuat bulu halus yang terdapat pada kaki tokek yang digunakan untuk menempel. Bulu buatan ini, meski masih belum sempurna, bekerja mirip dengan jutaan bulu halus pada kaki tokek yang memungkinkan untuk menempel diatas permukaaan yang berbeda, tidak rata, kotor bedebu, dan lingkungan dimana lem-adhesive biasa tidak mampu.

Full, besama rekannya di Lewis & Clark College, UC Santa Barbara, dan Stanford University, melaporkan temuannya tentang rahasia tokek dalam menggunakan bulu halusnya untuk menempel tanpa penggunaan penghisap, lem, ataupun listrik statis. Mereka menemukan bahwa sudut antara bulu halus dengan bidang permukaan adalah hal yang menentukan dalam mengontrol daya menempel dan melepaskan pada tokek. Ratusan atau ribuan lapisan kecil yang terdapat pada ujung bulu-bulu halus tokek (disebut spatulae) akan menempel pada permukaan bidang dan berinteraksi secara molekuler.

Dengan lebih dari 500 ribu bulu halus untuk setiap kaki, dan ratusan sampai ribuan spatulae per bulu, akan menghasilkan interaksi molekular (dalam kimia di sebut gaya van der waals) total sebesar 1000 kali berat tubuh tokek.

Awalnya, tim ilmuan menduga daya rekat pada tokek sama dengan pada beberapa hewan, kodok, serangga, dan beberapa mamalia yang dapat menempel pada permukaan berdasarkan daya rekat kapiler, mengambil keuntungan dari tegangan permukaan cairan. Kebanyakan dari hewan-hewan ini memiliki semacam kelenjar pada kakinya yang menghasilkan cairan yang membuat mereka dapat menempel. Namun diketahui ternyata tokek tidak memiliki kelenjar seperti itu. Tak diragukan, spatulae pada ujung bulu-bulu halus di kaki dapat berinteraksi dengan lapisan air sangat tipis yang terdapat pada hampir seluruh permukaan.

Pada 2005, sebuah tim yang diketuai oleh Kellar Autumn, dosen biologi di Lewis & Clark College di Portland, Oregon, untuk pertama kalinya berhasil mengungkapkan bahwa tokek menjaga kaki lengketnya tetap bersih dengan mengebaskan partikel tanah setiap kali melangkah.

Kaki tokek sangat berlawanan dengan selotip yang menjadi “magnet” untuk menarik debu serta kotoran dan tidak dapat dipakai ulang. Dengan perekat tokek ini, bisa dibuat material pertama yang dapat menempel sekaligus membersihkan diri dari debu setiap kali kontak.

Saat ini ilmuwan di University of California, Berkeley, Amerika Serikat, telah berhasil menciptakan lem sintetis yang mirip dengan cara kerja kaki lengket tokek. Ini adalah lem pertama yang dapat membersihkan sendiri kotoran dan debu yang melekat sehabis digunakan tanpa memerlukan air atau bahan kimia (self-cleaning dry adhesive). Tidak seperti isolasi yang hanya bisa sekali pakai karena kotoran dan gangguan debu yang ikut menempel. A self-cleaning dry adhesive akan mempunyai banyak manfaat, seperti pada teknologi super konduktor, dan dapat menempel di bawah air dan di luar angkasa.

Selain itu juga penemuan ini membawa para ilmuwan itu semakin dekat dengan tujuan membuat robot segala medan yang dapat memanjat dinding dan langit-langit di lingkungan alami, bukan cuma di atas kaca yang bersih. Robot ini bisa pergi ke mana pun diperlukan, mungkin untuk mencari korban yang selamat setelah bencana.

“This illustration shows how a dirt particle clinging to the gecko-inspired adhesive becomes more attached to a glass surface than to the adhesive’s microfibers, resulting in a dry self-cleaning effect. (Fearing lab/UC Berkeley)”

Dalam studi terbaru, para ahli merancang perekat dengan serat mikro yang terbuat dari polimer kaku. Dengan menggunakan bola-bola mikro berdiameter 3-10 mikrometer untuk mensimulasikan kontaminan, para ilmuwan bisa menunjukkan bahwa serat mikro menekan partikel bola-bola mikro ke ujung serat ketika perekatnya tidak menyentuh permukaan. Ketika serat menekan permukaan halus, kontaminan membuat kontak yang lebih besar dengan permukaan dibanding dengan serat.

Sumber: Chem-Is-Try

Forum Jual-Beli-Mediator Tokek.

SILAHKAN PASANG NAMA ANDA (SEBAGAI PENJUAL/PEMBELI) dan bila berkenan silahkan cantumkan harga tawaran anda.

Sampai saat ini penulis baru mendapatkan beberapa contact person yang berani membeli tokek dengan harga tinggi. dan sebenarnya penulis juga memiliki banyak kontak person para penjual tokek, namun hal yang dimakhlumi dari penulis adalah, seringkali stok tokek sedang kosong dan ataupun sudah laku, sehingga penulis belum dapat mencantumkan nama-nama penjual tokek. Namun bagi Anda, silahkan cantumkan apa yang ingin anda tawarkan dalam kolom komentar. trmksh.

BEBERAPA KONTAK PEMBELI TOKEK

AREA JATENG-DIY
Nugroho : 0899 54 19006

Jawa Barat
Iman : 085643 18 3202
Casdik: 085 29298 3134 (SMS Only)

Jawa Timur
Ibu Purwanto : 0899 51 22411

Kepri
0899 500 2201

Kalimantan, Sulawesi dan Maluku
088 215 224 215

untuk Harga, Silahkan Konsultasikan dengan masing-masing Pembeli. Jangan lupa, biasanya mereka menanyakan mengenai kepastian berat, dan harga yang ingin di jual. Dan bila perlu, mereka akan menanyakan apakah anda sebagai penjual langsung ataukah mediator, karena mungkin anda akan diberikan sistem bagi keuntungan yang sesuai dan relefan. Di beberapa pembeli, terkadang mereka akan meminta jaminan uang untuk memberikan kepastian yang sebenar-benarnya (agar pembeli tidak ditipu setelah jauh-jauh datang dari luar kota). dengan ketentuan uang yang anda jaminkan akan dilipatgandakan lebih dari 3X (ada yg 5X),jika barang yang anda maksud benar-benar sesuai dengan yang anda bicarakan, dan transaksi akan berlanjut keproses selanjutnya.

Khasiat Tokek

Sekilas setelah kita sering asik melihat berbagai film-film box-ofice dengan berbagai judul dan narasi ceritanya yang menarik, sedikit tidak, mungkin kita akan terperangah dengan film kenamaan bertema kepahlawanan, yaitu "Spiderman". terperangahnya?? Sebenarnya tidak. Namun, jika kita sebagai ilmuan ataupun sutradara /produser berkelas Hollywood, yang mengetahui mengenai kabar melangitnya harga Tokek, bisa jadi kita (produser Film) akan membuat film berjudul "GeckoMan". Nama yang keren untuk sebuah film kepahlawanan, yang arti sebenarnya adalah manusia Tok-kek. Sedikit korelasi yang bisa disamakan dengan spiderman, yaitu sama-sama bisa melekat di dinding. dan yang lebih hebatnya lagi, apabila film ini benar-benar dibuat, maka narasi ceritanya juga tidak jauh imposible jika seorang aktor yang bernama Parkino (Parker utk spiderman) digigit oleh se ekor tokek dan gennya bermutasi dengan tokek, sehubungan dengan hubungan kekerabatan yang tidak begitu jaug antara manusia dengan reptil. hehehe... (Sebelum saya akhiri mengenai intermezo ini, ada hal yang menarik yang ingin saya sampaikan). GeckoMan pasti akan lebih hebat daripada Spiderman.., karena tokek sarapannya ya.. laba-laba.. :D

Manfaat Tokek
Tokek merupakan binatang yang saat ini cukup dicari keberadaannya oleh sejumlah masyarakat. Pasalnya, jenis reptil yang masuk golongan cecak besar suku Gekkonidae itu memiliki harga jual tinggi di pasaran. Harga tokek yang memiliki kaliber berat 4 ons bisa dibanderol dengan harga 1 buah mobil New Forturer. Tak heran hal itu membuat sejumlah masyarakat berlomba-lomba untuk menangkap Mobil Forturer tersebut (masyarakat mulai menerjemahkan, jika menangkap tokek besar berarti menangkap mobil For to ner/ 4 2 ner). Namun, tahukah Anda kabar terakhir yang beredar saat ini adalah mulai banyaknya cukong asal Malaysia dan Korea yang berkeliaran di Indonesia demi mendapatkan binatang yang kabarnya dapat menyembuhkan HIV AIDS itu? (nah.. inilah kabar mengenai manfaatnya).

“Sekarang ini lagi banyak cukong asal Malaysia dan Korea di Indonesia ingin mendapatkan tokek dengan harga murah. Dan ini betulan loh,” ujar Ade kepada Kompas.com, Jumat (25/9).

Kedatangan para cukong asing tersebut, menurut Ade, karena bisnis jual beli tokek cukup menggiurkan. Selain itu, para cukong dapat memperoleh tokek di Indonesia dengan harga murah untuk kemudian dijual kembali dengan harga mahal. “Karena saya dengar dari bos saya, katanya tokek itu di luar negeri diteliti untuk obat HIV AIDS dan katanya penelitian di luar negeri sudah 90 persen (tokek dapat menyembuhkan HIV AIDS),” kata warga Kapuk, Jakarta Utara, ini.

Ade merupakan seorang penjual dan pembeli tokek. Bisnis tersebut sudah satu tahun ini digelutinya. Tokek-tokek itu, menurutnya, dijual dengan cara diekspor ke sejumlah negara, seperti China, Jepang, Hongkong, dan Perancis.

Namun, tidak semua tokek layak ekspor. Hanya tokek yang memiliki berat 3,5 ons ke atas yang layak ekspor. “Karena, semakin tua dan besar ukuran suatu tokek, maka kadar enzim yang dimilikinya akan semakin banyak. Dan, katanya enzim itu yang dipakai untuk obat HIV AIDS,” jelas Ade.

Heemm,, selain kabar mengenai manfaat tokek untuk menumpas piruz HVS maksudnya virus HIV, maka ada kabar burung lainnya juga yang dikabarkan sebagai manfaat dr tokek. sempat dikabarkan oleh beberapa orang bahwasannya tokek dibeli untuk diteliti sbagai senjata kimia or untuk keperluan militer. hemm, kalo begitu, masihkah bisa tokek dikatakan bermanfaat jika digunakan sebagai senjata biologis?? sepertinya akan menjadi "manfaat tokek untuk hal yang tidak bermanfaat (karena untuk senjata)". Selain itu kawan, manfaat tokek masih ada lagi. Ya.. manfaatnya bisa buat inspirasi bagi produser film kl ada yang mau ngebuat film berjudul GeckoMan Vs Spiderman.. Wah,, hasil penjualan filmnya pasti akan mendatangkan banyak duit tuh,, dan bisa untuk beli bibit-bibit tokek.. wkwkwkkk...